[Burmese] Like Air
by Swifin Echoes
Afro Soul + Cinematic + Gospel
Listen to "[Burmese] Like Air" by Swifin Echoes on Swifin Radio. Preview included; continued play is paid.
Lyrics
[Intro] Hmmmm... Kehidupan datang dengan guruh... Ada yang disambut tepukan... Ada dengan bunga api... Dan ada... Menjadi sebahagian dari dirimu... Hingga lupa rasanya hidup sebelum ini. [Verse 1] Tak pernah ku duga saat itu tiba, Tiada trompet di langit berkumandang. Tiada pengumuman dari syurga, Tiada amaran dalam hidupku. Namun dalam musim berganti, Hari-hari biasa berlalu. Kau menjadi pendamping setia, Tetap bersamaku dalam suka duka. Bukan badai yang mengubah cerita, Bukan impian yang terlalu terang. Tapi tangan lembut di sampingku, Saat malam gelap dan dingin menjelang. [Pre-Chorus] Kini ku lihat sekelilingku, Apa yang telah kita lalui bersama, Dan aku sedar hadiah terindah Bukanlah apa yang kita bina... Tapi dirimu. [Chorus] 🌍 Seperti udara... Kau di mana-mana ku hirup. Tak pernah minta diperhatikan, Namun mustahil untuk pergi. Seperti cahaya... Yang perlahan memenuhi ruang, Kau beri makna pada detik, Dan keindahan pada kebenaran. Jika cinta punya bahasa, Atau tempat hati diperbaiki, Milikku selalu berbunyi seperti dirimu... Dan terasa seperti udara. [Verse 2] Kau ada di setiap perjuangan, Kau ada di setiap kemenangan. Di sana saat iman mudah, Dan di sana saat ragu datang. Kau raikan setiap matahari terbit, Kau pikul setiap kejatuhan. Dan entah bagaimana saat terkecil Terasa berharga semuanya. Dunia mungkin menganggap itu biasa, Tapi dunia takkan memahami, Betapa luar biasa rasanya Sentiasa menemui tanganmu. [Pre-Chorus] Ada yang mencari seumur hidup Apa yang telah kita ketahui, Tempat di mana cinta terus hadir, Tak kira ke mana hidup pergi. [Chorus] 🌍 Seperti udara... Kau di mana-mana ku hirup. Tak pernah minta diperhatikan, Namun mustahil untuk pergi. Seperti cahaya... Yang perlahan memenuhi ruang, Kau beri makna pada detik, Dan keindahan pada kebenaran. Jika cinta punya bahasa, Atau tempat hati diperbaiki, Milikku selalu berbunyi seperti dirimu... Dan terasa seperti udara. [Bridge] Suatu hari rambut kita mungkin memutih, Suatu hari langkah kita mungkin perlahan, Suatu hari dunia di sekeliling kita Mungkin jadi tempat yang berbeza. Namun jika ada tanganmu di sampingku, Dan senyummu di dekatku, Aku tetap jadi orang terkaya Yang pernah berjalan di bumi ini. Kerana rumah bukanlah batu bata atau batu. Rumah bukanlah tempat kita tinggal. Rumah adalah setiap momen Yang kita kongsi sepanjang jalan. [Final Chorus] 🌍 Seperti udara... Kau di mana-mana ku hirup. Kekuatan tenang di balik keberanianku, Alasan ku percaya. Seperti cahaya... Yang sentiasa menemukan jalan, Kau ubah momen biasa Menjadi hadiah yang ku rayakan. Jika ku punya seumur hidup lagi, Dan dunia lain di mana-mana, Aku tetap pilihmu... Aku tetap menemui dirimu... Aku tetap mencintaimu... Seperti udara. [Outro] Hmmmm... Ada hadiah datang untuk satu musim... Ada untuk satu alasan... Dan ada... Dikirim untuk berjalan bersama kita Seumur hidup. Terima kasih... Kerana menjadi udara di sekeliling jiwaku.